Masalah Hanyalah Sebuah Prespective
PRESPECTIVE.
J.K Rowling. Dia mengalami sebuah masa sulit, dimana ia harus hidup single parent dengan seorang putri nya bernama Jessica. Mengisi waktu luangnya, ia mencoba menulis buku untuk bisa bertahan hidup. Ia kemudian menawarkan tulisannya kepada banyak penerbit. Alhasil ia ditolak oleh 12 penerbit pertama yang dia tawari. Hal ini karena karena cerita yang ia tulis 'dianggap' terlalu Fiktif dan kurang bernilai.
Namun lain halnya dengan penerbit terakhir yang melihat ada potensi dalam karya Rowling ini. Dan jadilah sebuah mahakarya fiksi Harry Potter. It's all about PRESPECTIVE.
Pada saat Tuhan Yesus mendengar kabar mengenai sakit yang dialami oleh Lazarus, Ia mengambil respon yang berbeda dari yang dipikirkan orang biasa. Jika biasanya kita akan segera berkunjung kepada kolega kita yang sedang sakit, Yesus menunda perkunjungannya selama 2 hari. Yesus kemudian akhirnya pergi menemui Maria dan Martha, orang yang Yesus begitu kasihi. Ada pernyataan oleh Maria dan Marta dalam bagian ini yang perlu kita perhatikan.
"Sekiranya Engkau ada disini, Tuhab, saudaraku pasti tidak akan mati"
Secara tidak langsung mereka berdua mengatakan bahwa Yesus terlambat dengan kedatangan nya. Jika kita ada di posisi Maria dan Martha kita pun mungkin akan mempertanyakan hal yang sama. Mengapa Yesus datang terlambat?
Yesus melakukan hal tersebut dengan sengaja. Ia yang mampu mencelikan mata orang buta, akan datang dan membangkitkan orang mati dengan kemuliaan Tuhan yang luar biasa. Ia hendak menunjukkan bahwa kuasaNya lebih besar dari apa yang mereka anggap "terlambat" .
Yesus melakukan mukjizat tersebut dan banyak orang yang 'memilih' untuk percaya. Tapi bahkan apa yang Tuhan lalukan dengan luar biasa ini, saya percaya tetap ada orang yang tidak bisa percaya dan memilih respon berbeda.
Ini mengenai prespektif dan sudut pandang masing-masing kita. Kita bisa melihat karya Rowling sebagi sebuah karya fiktif rendahan, namun disisi lain kita bisa melihat sebagai sebuah perjuangan melawan tekanan dan yang tentunya menghasilkan sebuah maha karya yang begitu runtut dan detail.
Tuhan dimasa sekarang tidak perlu membangkitkan orang mati dan perkara-perkara yang luar biasa untuk merubah prespektif kita. Kita telah diberikan pemahaman yang benar, maka lihatlah apa yang Tuhan kerjakan dalam hidup kita dengan sebuah hati yang percaya akan apa yang ingin ia nyatakan.
Mungkin menurut kita Tuhan datang terlambat dengan kuliah kita, Tuhan datang terlambat dengan kematian orang terdekat kita, Tuhan datang terlambat dengan hubungan kita dengan pasangan kita, Tuhan datang terlambat dengan uang bulanan kita, Tuhan datang terlambat dengan anak kita yang memberontak. Ada banyak kegagalan yang Tuhan ijinkan kita tanggung. Bukan untuk mendatangkan kecelakaan, namun Ia ingin menyatakan kuasaNya lebih besar lagi dalam hidup kita.
Semua tergantung bagaimana kamu melihatnya.
Pdt. Ariel Susanto
John 11:1-45

Komentar
Posting Komentar